Minggu, 13 Maret 2011

MENDESAK, PERBAIKAN SUNGAI CIMANUK-CISANGGARUNG

Posted by Realita Nusantara 09.00, under |


REALITA NUSANTARA - ONLINE
Mendesak, Perbaikan Sungai Cimanuk-Cisanggarung
Foto: Istimewa
Oleh: Dery Fitriadi Ginanjar
Kamis, 10 Maret 2011 | 20:00 WIB
    REALITA NUSANTARA. BANDUNG, - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mendesak Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung (BBWSCC) segera melakukan perbaikan secara permanen di sepanjang Sungai Cimanuk-Cisanggarung.

    Perbaikan mendesak dilakukan karena banjir yang melanda 5 Kecamatan di wilayah Kabupaten Cirebon pada 6-9 Maret lalu telah menjebol tanggul-tanggul di wilayah tersebut.
    "Kita koordinasi dengan BBWSCC dan meminta mereka segera memperbaiki
    tanggul-tanggul yang jebol. Kita juga meminta tanggul-tanggul itu dinaikkan dan dilakukan pengerukan. Sedimentasi di sepanjang sungai Cimanuk-Cisanggarung sudah sangat tinggi," kata Heryawan saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro No 22 Kota Bandung, Kamis (10/3/2011).
    Menurut Heryawan, usulan pengerukan, perbaikan, dan peninggian tanggul sudah diajukan Pemprov Jabar kepada Pemerintah pusat. Meski begitu, Pemprov Jabar sudah melakukan upaya-upaya perbaikan yang sifatnya darurat, seperti penyediaan karung pasir sebagai tanggul sementara dan pemberian bantuan terhadap masyarakat korban banjir.
    "Kita sudah usulkan kepada pemerintah pusat agar sesegera mungkin ada
    perbaikan di sungai Cisanggarung. Walaupun perawatan dan perbaikan sungai Cisanggarung merupakan kewenangan pusat, Pemprov Jabar tetap
    memperhatikan kondisi sekitar dengan kemampuan yang ada," tuturnya.
    Heryawan akan memberikan ganti rugi kepada para petani yang mengalami kerugian akibat banjir dari Sungai Cisanggarung. Namun secara teknis bentuk bantuan masih dalam pembicaraan. "Kita tetap akan bantu mereka kok. Teknisnya nanti saja," tegasnya.
    Banjir melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Cirebon akibat luapan
    Sungai Cimanuk-Cisanggarung pada 7 Maret lalu. Ribuan rumah dan ratusan hektare lahan pertanian milik masyarakat terendam air banjir. Lima kecamatan yang terkena dampak banjir adalah Ciledug, Pabedilan, Pasaleman, Losari, dan Waled. [gin]
    ***

    Sumber: inilah.com, Kamis, 10 Maret 2011
    Sumber:  www.pendopoindramayu.blogspot.com  Jumat 11 Maret 2011
    Posted at: 18:47:00 Filed Under: Bencana Alam

    Tags

    BLOG ARSIP

    BIAYA IKLAN

    BIAYA IKLAN
    === Terima Kasih atas partisipasi Anda dalam membangun kemitraan dengan kami ===

    INDRAMAYU POST

    Blog Archive

    PROFIL

    REALITA NUSANTARA Email: realitanusantara@yahoo.com

    Pengurus SWI

    Pengurus SWI
    DEWAN PIMPINAN CABANG SERIKAT WARTAWAN INDONESIA (SWI)